You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Ramai Antri Pencairan Dana Kjp
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Warga Antre Pencairan Dana KJP

Sekitar 200 warga mengantre pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) di Bank DKI Cabang Kantor Kecamatan Kemayoran di Jalan Serdang III, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (11/6). Ratusan warga ini sudah antre sejak pagi tadi demi memperoleh bantuan dana bagi murid sekolah tersebut.

Saya malahan sudah ambil nomor antrean dari kemarin sore supaya cepat terlayani, karena kalau ambil antrean hari ini bakalan lebih lama

Dampak membeludaknya warga penerima KJP yang mengantre, membuat sebagian terpaksa berdiri karena tidak kebagian tempat duduk. Warga yang mengantre diketahui berasal dari Kemayoran dan sekitarnya.

"Saya malahan sudah ambil nomor antrean dari kemarin sore supaya cepat terlayani, karena kalau ambil antrean hari ini bakalan lebih lama," kata Irfan (46), salah seorang orangtua siswa warga RT 10/01, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran.

DKI Siap Kucurkan Dana KJP untuk 489 Ribu Siswa

Irfan mengaku, dana KJP tersebut nantinya digunakan untuk membeli kebutuhan sekolah anaknya yang duduk di kelas 5 sekolah dasar, seperti sepatu, seragam sekolah dan peralatan tulis.

Camat Kemayoran, Herry Purnama menyebutkan, antrean warga yang mencairkan dana KJP sudah berlangsung sejak Selasa (9/6) lalu. Untuk memberikan kenyamanan warga, pihaknya menyediakan kursi tambahan dan menyiagakan personel Satpol PP.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye941 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye923 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye843 personBudhi Firmansyah Surapati